Random Posts

randomposts

Selasa, 28 Mei 2013

Bahaya Budaya Merokok




Rokok merupakan benda yang tidak asing lagi bagi kita. Merokok sudah menjadi budaya yang umum bagi semua kalangan masyarakat. Bahaya merokok terhadap kesehatan telah diteliti dan dibuktikan oleh para ahli. Efek yang sangat merugikan akibat merokok pun telah diketahui dengan jelas.
Budaya merokok tidak hanya dilakukan dikalangan orang-orang dewasa saja. Saat ini banyak remaja dan anak-anak yang telah merokok. Hal itu diakibatkan pengaruh dari lingkungan sekitar mereka. Yang lebih prihatin lagi sekarang ini tidak sedikit wanita yang telah kecanduan terhadap rokok. Awalnya mereka hanya coba-coba atau ikut-ikutan saja. Namun setelah beberapa kali, mereka akan merasa nyaman, hingga akhirnya ketagihan.
Tidak kurang dari 4000 zat kimia beracun terdapat di dalam rokok. Zat-zat kimia tersebut diantaranya Nikotin, Tar, Karbon monoksida dan zat-zat kimia beracun lainnya. Semua zat kimia tersebut akan menimbulkan berbagai efek, diantaranya kecanduan, dan berbagai macam penyakit. Penyakit yang akan timbul separti kanker, penyakit jantung, saluran pernafasan, dan berbagai macam penyakit mematikan lainnya.
Selain menimbulkan berbagai efek pada kesehatan, ternyata rokok juga berdampak pada perekonomian. Seseorang harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli rokok. Uang yang seharusnya dapat digunakan untuk memenuhi  kebutuhan makan dan kebutuhan lain yang lebih penting, namun uang tersebut mereka gunakan untuk membeli rokok yang jelas-jelas memberi banyak kerugian.
Efek dari rokok tidak hanya dirasakan oleh perokok aktif saja. Orang-orang di sekelilingnya pun juga merasakan efeknya. Bila orang sakit karena perilaku kurang sehat, itu wajar. Tapi bagaimana untuk  orang yang sakit akibat dari perbuatan orang lain? Memang hal itu sangat tidak adil. Namun itulah yang terjadi pada perokok pasif. Penyakit yang dapat diderita perokok pasif akan lebih besar daripada perokok aktif. Mereka yang dikelilingi oleh asap rokok akan lebih cepat meninggal dibanding mereka yang hidup dengan udara bersih. Dan angka kematiannya meningkat 15% lebih tinggi.
Sebagai masyarakat yang cinta akan kesehatan, tentunya kita harus mencegah agar kita tidak terkena efek rokok tersebut. Seorang perokok aktif seharusnya sedikit demi sedikit dapat mengurangi konsumsi rokok. Bila perlu berusaha untuk tidak merokok sama sekali. Hal yang harus dilakukan agar tidak menjadi perokok pasif yaitu jangan sekali-kali mendekati orang yang sedang merokok. Hal itu akan sangat berbahaya jika kita menghirup asap rokok tersebut. Apalagi jika setamina kita dalam keadaan yang kurang baik, maka kita akan sangat mudah terserang penyakit.
Seperti yang telah kita ketahui, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menentang adanya rokok dan mengharamkan rokok dalam Islam. Namun sampai saat ini hal itu belum menemui hasil. Sepertinya usaha MUI susah untuk terwujudkan. Pasalnya banyak sekali masyarakat yang menolak keputusan MUI tersebut. Terlebih lagi mereka yang telah kecanduan  rokok. Seolah mereka tidak menghiraukan dan tidak takut terhadap bahaya merokok. Mereka lebih memilih tidak makan daripada tidak merokok. Sungguh hal yang sulit untuk kita terima. Namun itulah fakta yang ada. Dalam hal ini ketegasan pemerintah juga sangat diperlukan. Karena ini menyangkut kesehatan dan kehidupan masyarakat.
Saya berharap masyarakat segera sadar terhadap dampak merokok dan mau untuk tidak mengonsumsi rokok lagi. Atau minimal mulai mengurangi konsumsi rokok. Bagaimana pun dampak negatif dari rokok tidak akan terhindari jika mereka masih tetap merokok.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Socialize

Random posts

3/randomposts

BTemplates.com

3/recentposts
Diberdayakan oleh Blogger.

Google+ Followers

Total Pageviews

Cari Blog Ini

Blog Archive

Breaking

Facebook

[recent]